begroun

Change Background of This Blog!



Pasang Seperti Ini

Senin, 28 Oktober 2013

Daftar Wisata Kampar

Daftar Wisata Kampar

Wisata KamparDaftar wisata di Kabupaten Kampar Propinsi Riau ini khusus untuk sobat blogger dan netter semua. Ayo siapa yang mau ikut, karena saya akan menelusuri objek wisata di Kabupaten Kampar. Daftar ini dibuat untuk mempermudah kita mengunjungi objek wisata kampar. Seperti Peta Wisata, jadi kita tidak tersesat dan tidak salah. Oke sobat mari kita lihat Peta Wisata Kabupaten Kampar ini.

Candi Muara Takus
Terletak di desa Muara Takus, Kecamatan XIII Koto Kampar atau jaraknya kurang lebih 135 kilometer dari Kota Pekanbaru. Jarak antara kompleks candi ini dengan pusat desa Muara Takus sekitar 2,5 kilometer dan tak jauh dari pinggir sungai Kampar Kanan. Kompleks candi ini dikelilingi tembok berukuran 74 x 74 meter, diluar arealnya terdapat pula tembok tanah berukuran 1,5 x 1,5 kilometer yang mengelilingi kompleks ini sampai ke pinggir sungai Kampar Kanan. Di dalam kompleks ini terdapat pula bangunan candi Tua, candi Bungsu dan Mahligai Stupa serta Palangka. Bahan bangunan candi terdiri dari batu pasir, batu sungai dan batu bata. Menurut sumber tempatan, batu bata untuk bangunan ini dibuat di desa Pongkai, sebuah desa yang terletak di sebelah hilir kompleks candi. Bekas galian tanah untuk batu bata itu sampai saat ini dianggap sebagai tempat yang sangat dihormati penduduk. Untuk membawa batu bata ke tempat candi, dilakukan secara beranting dari tangan ke tangan. Cerita ini walaupun belum pasti kebenarannya memberikan gambaran bahwa pembangunan candi itu secara bergotong royong dan dilakukan oleh orang ramai.Selain dari candi Tua, candi Bungsu, Mahligai Stupa dan Palangka, di dalam kompleks candi ini ditemukan pula gundukan yang diperkirakan sebagai tempat pembakaran tulang manusia. Diluar kompleks ini terdapat pula bangunan-bangunan (bekas) yang terbuat dari batu bata, yang belum dapat dipastikan jenis bangunannya. Kompleks candi Muara Takus, satu-satunya peninggalan sejarah yang berbentuk candi di Riau. Candi yang bersifat budhistis ini merupakan bukti pernahnya agama Budha berkembang di kawasan ini beberapa abad yang silam. Kendatipun demikian, para pakar purbakala belum dapat menentukan secara pasti kapan candi ini didirikan. Ada yang mengatakan abad kesebelas, ada yang mengatakan abad keempat, abad ketujuh, abad kesembilan dan sebagainya. Tapi jelas kompleks candi ini merupakan peninggalan sejarah masa silam.

Istana Kerajan Gunung Sahilan
Istana ini terletak di Kampar Kiri di Desa Gunung Sahilan. dari Pekanbaru sobat akan menuju jalan ke arah Kuantan Singingi. sekitar 1 jam maka akan sampai ke Lokasi ini. tujuan Pertama yang akan saya kunjungi adalah Objek Wisata Istana Kerajaan Gunung Sahilan ini. Tungguin yah.

wisata kampar
Taman Rekreasi Stanum
Merupakan sebuah tempat rekreasi yang terletak di ibukota Kabupaten Kampar, berjarak 1 Km dari pusat kota. Tempatnya menarik dan strategis, yakni berada diatas perbukitan yang berhawa sejuk dengan pepohonan yang rindang. Kawasan ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas, diantaranya tempat pemandian, Musholla, Gedung Perternuan, Motel, Restoran, Panggung Hiburan, Bioskop dan Kolam Renang “INDOPURA” berskala Internasional, yang pernbangunannya merupakan hasil kerjasama pemerintah Indonesia dengan angkatan udara pemerintah Singapore.

Air Terjun Merangin
Terletak di desa Merangin Kecamatan Bangkinang Barat, merupakan objek wisata yang memiliki keindahan alam berupa air terjun dan kawasan hutan yang masih asli dengan flora yang sangat khas. Jenis objek wisata ini adalah wisata petualangan dengan menelusuri hutan sambil menikmati kesegaran dan ketenangan serta keindahan alam di dalam dan disekitar hutan tersebut.

Wisata KamparMesjid Jami’
Berlokasi di Air Tiris Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar. Mesjid Jami’ dekat Pasar Air Tiris Kecamatan Kampar, mesjid ini juga memiliki keunikan tersendiri jika dibandingkan dengan mesjid-mesjid lain di Propinsi Riau. Mesjid ini dibangun pada tahun 1901. Pada puncak atapnya terdapat tingkatan menara yang cukup tinggi dan bahan bangunannya terbuat dari kayu tanpa menggunakan paku besi. Di luar mesjid terdapat sebuah sumur yang di dalamnya terendam batu besar yang mirip kepala kerbau. Konon, batu tersebut selalu berpindah tempat tanpa ada yang memindahkannya. Oleh masyarakat tempatan mesjid ini dianggap keramat dan kini banyak mendapat kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara, terutama dari Singapura dan Malaysia untuk membayar nazar dan mandi di sumurnya. Kunjungan yang terbanyak sesudah Bulan Puasa atau pada hari raya Puasa Enam.

Museum Kandil Kemilau Emas
Berlokasi di Pulau Belimbing Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar. Museum ini resminya baru pada tanggal 22 Mei 1988 berada di pulau Belimbing Kuok Bangkinang. Museum ini adalah sebuah rumah berbentuk rumah Adat Lima Koto Kampar yang dibangun sekitar tahun 1900 oleh almarhum Haji Hamid. Kini dalam museum ini tersimpan berbagai barang antik koleksi yang memiliki nilai sejarah seperti Barang tembikar, Alat Pertukangan, Alat Pertanian, Alat-alat penangkap ikan, alat-alat kesenian, Alat-alat pelaminan, Alat-alat perdagangan, Alat pesta dan lain-lain. Disamping alat-alat tersebut tersimpan pula dayung perahu dagang terbuat dari kayu yang sangat kuat berasal dari abad ke 18, serta sebuah kompas yang terbuat dari bambu yang dibuat oleh bangsa China karena angka-angka yang tertulis pada kompas tersebut ditulis dalam aksara China. Ada dua ratus lima puluh (250) macam barang antik koleksi musium Kandil Kemilau Emas yang semuanya merupakan koleksi warisan yang telah turun temurun sebagai barang pusaka.

Makam Syekh Burhanuddin
Berlokasi di Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar. Almarhum Syekh Burhanuddin adalah salah seorang penyebar Agama Islam, makamnya terletak di Kuntu Lipat Kain Kabupaten Kampar. Tempat ini banyak mendapat kunjungan terutama pada hari besar Islam dan menjelang bulan Ramadhan tiba.

PLTA Koto Panjang
Berlokasi di Desa Merangin, Bangkinang Barat, Kabupaten Kampar, ± 88 km dari kota Pekanbaru. Di Danau PLTA Koto Panjang ini dapat kita saksikan pemandangan alam yang sangat indah, dengan deretan bukit-bukit yang ditumbuhi pepohonan dengan jenis yang beragam. Luas areal PLTA Koto Panjang ini sekitar 12.900 Ha.

Hutan Wisata Rimbo Terantang
Objek wisata ini berada di desa Padang Lawas yang merupakan objek wisata yang memiliki keindahan alam kawasan hutan yang masih asli dengan flora yang sangat khas. Hutan wisata ini juga berfungsi sebagai tempat penelitian. Terutama fenomena alam baik flora maupun fauna. Jenis objek wisata ini adalah wisata petualangan dengan menelusuri hutan sambil menikmati kesegaran dan ketenangan serta keindahan alam di dalam dan disekitar hutan tersebut.

Kawasan Bangkinang Siabu
Memiliki daya tarik alam yang khas dan indah, kondisi floranya cukup terjaga dengan baik khawasan juga dijadikan pusat perternakan lebah madu yang menghasilkan tawon yang berkualitas baik, dan di dalamnya dijadikan tempat pembibitan ikan. Objek wisata ini terletak di desa Siabu Kecamatan Bangkinang Barat.

Taman Rekreasi Bukit Cadika
Dikembangkan dari keindahan alam yang ada disekitarnya dengan menata dan melengkapi fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan sehingga membentuk taman rekreasi dan juga dipergunakan sebagai tempat camping (bumi perkemahan) dan play ground. Kawasan ini terletak di tengah kota Bangkinang.

Rumah Asli Lontiok
Terletak di desa Sipungguk Kecamatan Bangkinang Barat yang berusia lebih dari 100 tahun, daya tariknya terletak pada arsitekturnya yang mencerminkan budaya masyarakat Melayu Darat, dengan perpaduan budaya Islam.

Kawasan Bangkinang Kuok ini berada di desa Siabu Kecamatan Bangkinang Barat yang merupakan objek wisata yang memiliki keindahan alam kawasan hutan yang masih asli dengan flora yang sangat khas. Hutan wisata ini juga berfungsi sebagai tempat penelitian. Terutama fenomena alam baik flora maupun fauna. Jenis objek wisata ini adalah wisata petualangan dengan menelusuri hutan sambil menikmati kesegaran dan ketenangan serta keindahan alam di dalam dan disekitar hutan tersebut.

Kawasan Kuala
Merupakan objek wisata alam yang memiliki Keindahan alam yang sangat menarik dan menabjubkan yang terletak 40 menit dari desa Air Tiris Kecamatan Kampar. Daya tarik kawasan ini adalah keindahan alamnya yang ditunjang oleh lansekap yang masih alami dan atraktif.

Alam Muara Mentawai
Merupakan objek wisata alam yang memiliki Keindahan alam yang sangat menarik dan menakjubkan yang terletak 30 menit dari desa Air Tiris Kecamatan Kampar. Daya tariknya adalah kawasan taman suaka marga satwa yang menjadi habitat bagi berbagai jenis burung serta keindahan floranya yang ditunjang oleh kawasan lansekap yang masih alami dan atraktif.

Taman Wisata Margasatwa
Obyek wisata ini berupa kawasan taman suaka marga satwa yang menjadi habitat bagi berbagai jenis burung, baik burung yang sepanjang masa menetap di kawasan ini, maupun burung-burung yang secara teratur bermigrasi dan menetap sementara dikawasan ini. Kekayaan fauna, diantaranya kupu-kupu dan kumbang-¬kumbang yang memiliki keterkaitan dengan habitat ini, yang keindahan ditunjang oleh keberadaan flora-flora khas yang tumbuh dikawasan ini, baik dari jenis tumbuhan kecil, perdu hingga pohon¬-pohon besar lainnya menjadi dayatarik objek wisata ini. Lokasi objek wisata ini berada di desa Sialang Kubang Kecamatan Siak Hulu. Lansekap kawasan yang masih alami dilokasi obyek wisata ini menjadi daya tarik yang sangat kuat, sehingga banyak dikunjungi para wisatawan, terutarna bagi wisatawan yang tertarik untuk mempelajari fenomena alam, baik flora maupun fauna.

Pemandian Alam Petapahan
Pemandian Alam Petapahan ini terletak di Desa Petapahan Kecamatan Tapung. Merupakan tempat pemandian dengan sumber mata air berasal dari alam. Daya tarik objek wisata ini adalah keindahan alam di sekitar tempat pemandian Petapahan ini, terdapat jalan setapak untuk mencapai ke pemandian dan untuk menikmati keindahan alamnya. Lokasi obyek wisata ini sangat menarik, terutama suasana alami yang ada, dan struktur lansekap disekitar lokasi yang sangat atraktif, sangat sesuai untuk bersantai melepas lelah, karena ketersediaan fasifitas-fasilitas pendukung yang disediakan, seperti warung, rumah makan bersuasana tradisional, shefter-shelter yang nyaman untuk bercengkrama.

Taman Rekreasi Sekijang
ini dikembangkan dari sejarah yang dimiliki oleh tempat ini, yaitu sebagai tempat persembunyian sepasang pengantin yang melakukan kawin lari. Lokasi wisata ini berada di desa Sekijang di Kecamatan Tapung Hilir. Perkawinan kawin lari merupan adat istiadat yang masih ada sampai saat ini terutama dilakukan oleh keturunan asli masyarakat kecamatan ini. Selain sejarah tempat ini, daya tarik objek wisata ini adalah keindahan alam yang telah tertata baik yang berada di sekitar taman rekreasi tersebut.

Air Terjun Alahan
merupakan objek wisata berupa keadaan Sungai kampar yang memiliki banyak jeram dengan air terjun yang sangat indah untuk dinikmati serta menarik untuk diarungi dengan menggunakan perahu khusus. Lokasi objek wisata tersebut terletak hulu sungai Kampar Kecamatan XIII Koto Kampar. Daya tarik obyek wisata ini adalah keindahan serta kesegaran udara dan yang mengundang wisatawan terutama bagi wisatawan yang memiliki jiwa petualangan dalam mengangumi keberadaan alam. Kekayaan fauna yang terdapat di obyek wisata ini yang memiliki keterkaitan dengan habitat ini, keindahan yang ditunjang oleh keberadaan flora flora khas yang tumbuh dikawasan ini, serta Lansekap kawasan yang masih alami dilokasi obyek wisata ini menjadi daya tarik yang sangat kuat

Danau Zamrud Siak, Objek Wisata di Kawasan Suaka Margasatwa

Danau Zamrud Siak, Objek Wisata di Kawasan Suaka Margasatwa

Siak*** Danau Zamrud yang terletak di Desa Zamrud, Kabupaten Siak, Riau pada awalnya adalah dua danau yang berdampingan, yaitu Danau Pulau Besar dan Danau Bawah. Sejak tanggal 25 November 1980, kawasan danau dan hutan yang memiliki pemandangan khas hutan rawa primer ini ditetapkan pemerintah sebagai kawasan suaka margasatwa. Belakangan ini warga masyarakat bersama pemerintah daerah setempat mengusulkan kawasan seluas 2.500 hektar tersebut dijadikan sebagai kawasan taman nasional. Danau yang berada di hamparan ladang minyak bumi Coastal Plan Pekanbaru (CPP) Block yang dikelola pemerintah daerah Kabupaten Siak ini memiliki panorama alam yang memikat dan eksotik. Udaranya yang sejuk dan bersih, serta jauh dari hiruk pikuk penduduk dan kebisingan kota, dapat dijadikan sebagai tempat alternatif bagi pengunjung untuk melepas penat atau sekadar untuk mencari inspirasi. Keunggulan kawasan ini terletak pada perpaduan konsep Taman Nasional Ujungkulon di Provinsi Banten dan Danau Toba dengan Pulau Samosirnya yang terdapat di Provinsi Sumatera Utara. Di kawasan ini masih ditemukan berbagai jenis satwa yang langka dijumpai di tempat lain. Seperti ikan Arwana emas (schleropages formasus), ikan Balido, Harimau Sumatera (pantheratigris sumatrensis), Beruang Merah (helarctos malayanus), serta beraneka jenis ular. Bahkan kicauan burung Serindit (loriculus galgulus) yang menjadi ikon Provinsi Riau, dapat ditemukan di kawasan ini. Bila melihat Danau Zamrud dari udara, pantulan air berwarna hitam yang berada di tengah hutan rawa. Dan sumur bor minyak bumi hampir menyerupai permata Zamrud. Pada sore hari, saat matahari mulai terbenam, para penghuni kawasan ini seperti burung elang, kera dan bahkan harimau, mulai menampakan diri satu persatu. *(NWR)

Kolam Hijau, Pesona Kota Siak Masa Silam

Kolam Hijau, Pesona Kota Siak Masa Silam

Kolam Hijau, Pesona Kota Siak Masa SilamKolam Hijau di Kota Siak, Provinsi Riau. Foto: El Yanda
 
 
KBR68H, Siak  – Banyak peninggalan sejarah yang bisa kita jumpai di Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Diantaranya adalah Istana Kerajaan Siak, Makam Sultan Siak, Mesjid dan lain sebagainya. Semua ini bisa kita jumpai di Kota Siak yang juga disebut Kota Istana.

Peninggalan ini merupakan bukti kejayaan Kerajaan Siak Sri Indrapura di masa lampau. Kerajaan Siak juga memiliki peran besar dalam mengusir penjajah  dan melindungi Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Pada masa sekarang, peninggalan sejarah dari masa kejayaan Kerajaan Siak, oleh pemerintah daerah, dijadikan tempat wisata untuk pengunjung dari dalam maupun luar Negeri. Pengunjung yang ingin datang ke Kota Siak, bisa menggunakan jalur darat dari kota pekanbaru, ataupun menggunakan transportasi air,  yakni dengan mengarungi Sungai Siak, yang konon merupakan Sungai terdalam di Indonesia bahkan Dunia.

Jika kita terus menelusuri jalan lintas Siak–Bengkalis, tepatnya di Desa Buantan kecamatan Siak, Kabupaten Siak, kita bisa melihat salah satu situs bersejarah dari masa kerajaan Siak, yaitu Kolam Hijau yang letaknya di pinggir Sungai Siak.

Kolam Hijau ini dulunya merupakan tempat pemandian Keris yang digunakan pada masa kerajaan Siak. Selain itu, kabarnya Kolam Hijau ini juga menjadi tempat pemandian Raja Kecik yang merupakan salah satu pendiri Kerajaan Siak. Dinamakan Kolam Hijau, karena air yang menggenangi kolam tersebut berwarna Hijau. Hingga saat ini jika diperhatikan, airnya masih berwarna hijau, meski tidak sepekat pada masa kerajaan dulunya.

Oleh Pemerintah Kabupaten Siak saat ini, Kolam tersebut dirawat dan dijadikan salah satu tempat wisata bagi para pengunjung yang ingin menyaksikan langsung situs sejarah milik Kerajaan Siak di masa lampau. Jalan untuk menuju Kolam tersebut juga sudah diaspal dan mulus. Sehingga pengunjung tidak perlu khawatir untuk datang ke Kolam Hijau tersebut. Selain itu, di sekitar kolam, juga terdapat tempat makan, dan beristirahat. Sambil menikmati es yang disajikan, pengunjung juga dapat menikmati desiran angin dari arah Sungai Siak.

Pemerintah Kabupaten Siak berupaya terus menggesa pembangunan hingga ke seluruh pelosok Desa agar Kabupaten Siak berhasil dari segi pembangunannya. Ini terlihat dari mulai infrastruktur seperti jalan, dan lainnya. Pemkab Siak juga terus memperhatikan kesejahteraan masyarakatnya melalui berbagai macam program. Oleh masyarakat, Pemkab Siak dinilai berhasil dalam membangun kabupaten Siak, yang merupakan salah satu Kabupaten  pemekaran dari Kabupaten tertua, yakni Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.

Objek-Objek Wisata di Bukit Batu – Bengkalis



Objek-Objek Wisata di Bukit Batu – Bengkalis

07/27/2009
1. Hutan Cagar Biosfer Unesco Bukit Batu
Kawasan Bukit Batu berpotensi untuk dikembangkan sebagai Desa Wisata, terlebih setelah terpilihnya Hutan Giam Siak Kecil – Bukit Batu (GBK-BB) sebagai salah satu dari 7 Cagar Biosfer Indonesia pada tahun Mei 2009 ini oleh lembaga dunia UNESCO. Dengan kucuran dana sekitar Rp 300 miliar, hutan rawa gambut Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil seluas 84.967 hektare dan Suaka Margasatwa Bukit Batu seluas 21.500 hektare merupakan bagian dari “eco-region” hutan Sumatera yang memiliki 159 jenis burung, 10 jenis mamalia, 13 jenis ikan, 8 jenis reptil berikut 52 jenis tumbuhan langka dan dilindungi.
Hutan Riau (Gambar:forestforclimate.wordpress.com)
Hutan Riau (Gambar:forestforclimate.wordpress.com)

Kantung Semar - Nephentes
Kantung Semar (periuk kero) - Nephentes merupakan salah satu jenis tumbuhan yang hidup di hutan tropis Bukit Batu (Gambar:rioardi.wordpress.com)
Pohon Meranti Sarang Punai (Gambar: www.flickr.com)
Pohon Meranti di hutan Bukit Batu sebagai tempat Sarang Burung Punai yang khas (Gambar: http://www.flickr.com)
2. Rumah dan Makam Datuk Laksaman Raja di Laut
Hampir sebagian besar rakyat Indonesia pasti pernah mendengar lagu Iyeth Bustami “Datuk Lakamana Raja di Laut”. Datuk Laksamana merupakan gelar sekaligus titah dari Kerajaan Siak untuk menjaga keamanan di pesisir pulau berbatasan dengan selat Malaka ini. Konon Datuk/Encik Ibrahim merupakan Datuk Laksamana Raja Di Laut I yang berkuasa pada tahun 1767 M-1807 M. Ada empat datuk yang memerintah di Bukit Batu, tiga penerusnya adalah Datuk Khamis, Datuk Abdullah Shaleh dan Datuk Ali Akbar. Mereka digelari Datuk Laksamana II sampai IV.
Rumah Datuk Laksaman Raja di Laut
Rumah Datuk Laksaman Raja di Laut IV(Gambar : http://bangasbersorak.blogspot.com)
Rumah Datuk Laksamana Dilaut IV, Datuk Ali Akbar terletak Di Desa Sukajadi, sekitar 35 kilometer dari Kota Sungai Pakning. Rumah peninggalan ini berbentuk panggung. Sekilas terlihat seperti rumah adat/ rumah tradisi di Kepulauan Riau. Berbentuk panggung dengan motif-motif melayu dibeberapa ornamen bangunannya. Banyak kisah-kisah mistis yang diungkapkan oleh warga setempat, terutama harimau jadian, buaya penunggu dan lain-lain. Ini terkait sumpah selama 100 tahun yang keramat. Nilai mistisnya ini menjadi penarik sekaligus faktor hambat bagi sebagian orang yang penasaran dengan makam Datuk Laksamana Raja Di Laut.
Makam Datuk Laksaman Raja di Laut (Gambar:bangasbersorak.blogspot.com)
Makam Datuk Laksaman Raja di Laut (Gambar:bangasbersorak.blogspot.com)
Tidak jauh dari rumah Datuk Laksamana Raja di Laut, akan terlihat dua makam Datuk penguasa laut. Yakni Datuk Laksamana III dan Datuk Laksamana IV. Kedua Makam ini terletak di belakang Masjid Jami’ Al haq. Mesjid tua peningggalan para Datuk ini dulunya.
3. Tenun Songket Bukit Batu
Salah satu budaya rakyat Bukit Batu adalah kerajinan tenun Songket yang menjadi ciri khas kerajaan Siak tempo dulu. Kerajinan tenun Songket traditional asli berasal dari Kecamatan Bukit Batu (dekat desa Bukit Batu).
Tenun Songket Bukit Batu (Gambar: wisatumelayu.com)
Tenun Songket Bukit Batu (Gambar: wisatumelayu.com)
——–
Sayang.. potensi wisata Bukit Batu tidak dikembangkan. Semoga dengan terpilihnya kawasan hutan Bukit Batu sebagai salah satu cagar biosfer dunia yang terdaftar di Unesco, maka pariwisata alam dan budaya Sungai Pakning-Bukit Batu dapat mulai bangkit. Namun, semuanya bisa bangkit tidak terlepas dari partisipasi masyarakat setempat.
@Sungai Pakning
ah satu budaya rakyat Bukit Batu adalah kerajinan tenun Songket yang

Pantai selat baru bengkalis

Pantai selat baru bengkalis

Asalamualaikum wr wb................
Pantai Selat Baru merupakan pantai terindah di Bengkalis, Nama Pantai Selat Baru sendiri diambil dari nama desa dimana pantai ini berada, Desa Selat Baru, yang juga menjadi Ibukota Kecamatan Bantan. Pemerintah Kabupaten Bengkalis telah menjadikan pantai tersebut sebagai salah satu objek wisata andalan. Di kawasan Pantai Selat baru tiap tahunnya  diadakan berbagai perlombaan, seperti lomba perahu jong, gasing, dan layang-layang. Pengunjung juga dapat menyaksikan berbagai atraksi kesenian dan budaya tradisional daerah setempat.

Pantai Selat Baru Terletak di Desa Selat Baru, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Pantai Selat Baru terletak di utara ibukota Kabupaten Bengkalis, dari Bengkalis  berjarak kurang lebih 17 (tujuh) kilometer dengan jarak tempuh sekitar 45 menit dengan menggunakan  menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat. Dari Pekanbaru, Ibu Kota Provinsi Riau  pengunjung dapat menggunakan transportasi air dengan mengarungi Sungai Siak menuju pelabuhan Bengkalis dengan jarak tempuh lebih kurang 5jam, atau juga bisa menggunakan jalur darat dengan jarak tempuh berkisar 5 hingga 6jam ,dengan melewati Kota Siak hingga kemudian melewati Sungai Pakning dan dari Sungai Pakning untuk menuju Bengkalis kita dapat menggunakan Fery penyeberangan atau biasa disebut dengan Roro.
Pantai Selat Baru memiliki hamparan pantai yang landai dan berpasir halus sepanjang 4 kilometer dengan jarak sekitar 200 meter dari bibir pantai. Gelombang laut di pantai ini relatif stabil, tidak lebih dari 1 meter, kecuali pada musim angin utara. Dari tempat ini membias biru Gunung Ledang di negeri jiran, Malaysia. Konon, di gunung itulah Hang Tuah dan Hang Jebat berkelahi. Tidak jauh dari Pantai Selat Baru kita dapatberkunjung ke kebun binatang Selat Baru.
Berdasarkan informasi yang didapati, Pemerintah Kabupaten Bengkalis menjadikan kawasan ini sebagai perhelatan kesenian dan kebudayaan tradisional Melayu dan berbagai perlombaan rutin setiap tahunnya. Seperti lomba perahu jong, gasing, dan layang-layang.


Meskipun pantai ini belum banyak diketahui orang, tapi pantai ini memiliki prosfektif sangat cerah bila dijadikan lokasi wisata alam pantai yang juga dapat diandalkan. Keindahan yang tidak kalah dibandingkan dengan pantai-pantai di Riau lainnya.

Bagi kami, Pantai Selat Baru merupakan pantai terindah di Riau setelah Pantai Pulau Rupat yang juga di Kabupaten Bengkalis. Bagi pembaca yang tertarik dan tergiur ingin menikmati pesona Pantai Selat Baru, tak perlu ragu ingin ke sini. Sebab jaraknya yang tak terlalu jauh dari Kota Bengkalis, sebagai Ibu Kota Kabupaten Bengkalis, ditambah lagi tak perlu harus membayar tiket masuk ke pantai ini.

Ombak pantainya tenang, tapi ia konsisten terus menghempas tiap saat di bebatuan pinggir pantai bersama hembusan angin. Ombaknya tak segarang seperti pantai-pantai laut lepas, karena ia hanya selat perbatasan dengan negara tetangga,Malaysia.

Bila ingin berwisata ke Pantai Selat Baru, pastinya jangan lupa membawa camera digital untuk mengabadikan keindahan dan alaminya pantai ini. Tak ada salahnya, bila sesekali mengunjungi Pantai Selat Baru ini. Tinggal lagi mengatur jadwalnya saja. Pasti tak rugi.(*)


Objek Wisata di Riau

Objek Wisata di Riau

Provinsi Riau merupakan salah satu Ikon suku Melaya di Pulau Sumatera, Beribukota Pekanbaru yang terletak di tengah Pulau Sumatera. Provinsi penghasil Minyak Bumi dan Perkebunan Kelapa Sawit ini banyak memiliki Wisata Buatan, Wisata Alam dan Wisata Sejarah.

Berikut beberapa Objek Wisata yang dapat anda kunjungi di Provinsi Riau.

Istana Siak

"objek wisata di riau"
Istana Siak Saat Ini
"objek wisata istana kerajaan siak"
Istana Siak Masa Lalu
Kerajan Siak adalah sebuah kerajaan Melayu Islam yang terbesar di Daerah Riau, terdapat di Kabupaten Siak Srindrapura, dengan Jarak tempuh sekitar 2-3 jam dari Kota Pekanbaru. Kerajaan Siak mencapai masa jayanya pada abad ke 16 sampai abad ke 20. Dalam silsilah Sultan-sultan Kerajaan Siak Sri Indrapura dimulai pada tahun 1725 dengan 12 sultan yang pernah bertahta. Kini, sebagai bukti sejarah atas kebesaran kerajaan Melayu Islam di Daerah Riau, dapat kita lihat peninggalan kerajaan berupa kompleks Istana Kerajaan Siak yang dibangun oleh Sultan Assyaidis Syarif Hasyim Abdul Jalil Syaifuddin pada tahun 1889 dengan nama ASSIRAYATUL HASYIMIAH lengkap dengan peralatan kerajaan. Sekarang Istana Kerajaan Siak Sri Indrapura dijadikan tempat penyimpanan benda-benda koleksi kerajaan.

 Makam Koto Tinggi

"objek wisata di siak riau"
Komplek Makam Koto Tinggi Siak
Komplek Makam Koto Tinggi Terletak di sebelah timur Istana Siak. Makam Bersejarah yang ada didalam kompleks ini seperti makam Sultan Syarif Hasyim dan ayahandanya beserta keluarga dan kerabat kerajaan lainnya. Kompleks makam ini berukuran 15 x 15 meter persegi. Nisan dari makam yang terdapat di sini semuanya berukiran sangat rumit dan indah terbuat dari kayu dan marmer.

Taman Andam Dewi Bengkalis

"holiday to riau"
Air Mancur Taman Andam Dewi Bengkalis
Taman Andam Dewi terletak di Bengkalis, Provinsi Riau. Taman ini memiliki banyak kelebihan, selain memiliki Pemandangan yang lepas ke arah laut, juga memiliki Keindahan Air Mancur sebagai Pusat Rekreasi Taman Kota.

Taman Alam Mayang Pekanbaru

"Riau Tourist sites"
"indonesia tourist sites"
Pemandangan Taman Alam Mayang Pekanbaru – Riau
Objek Wisata Taman Alam Mayang adalah salah satu objek wisata Favorit bagi Warga di Kota Pekanbaru. Taman ini memiliki Kolam Pancing yang luas, Taman Alam Mayang ini ramai dikunjungi pada hari libur, seperti hari Ahad, Idul Fitri, tahun baru, Natal dan hari-hari libur lainnya. Kolam Pancing Alam Mayang ini memang disiapkan sebagai salah satu tujuan wisata andalan Pekanbaru, Taman Pancing Alam Mayang berlokasi di Pinggiran Kota Pekanbaru tepatnya di Jl. Harapan Raya / Imam Munandar Pekanbaru ( menuju Jalan Lintas ke Kabupaten Pelalawan).Selain menjadi tempat wisata bagi keluarga, Alam mayang juga menyuguhan suasana alamnya, hampir di setiap lokasi alam mayang tersebut dipenuhi dengan pohon-pohon yang rindang yang kondisinya bersih dan sangat terawat dengan baik.



Lirik Lagu Last Child – Seluruh Nafas Ini [Feat Giselle]

Intro: C G Am G F
Am                  F
Lihatlah luka ini yang sakitnya abadi
C                       G
Yang terbalut hangatnya bekas pelukmu
Am                 F
Aku tak akan lupa tak akan pernah bisa
C                     G
Tentang apa yang harus memisahkan kita
Em      F          G
Di saat ku tertatih tanpa kau disini
Em       F          G
Kau tetap ku nanti demi keyakinan ini
F          G            C
Jika memang dirimulah tulang rusukku
F         G          Am
Kau akan kembali pada tubuh ini
F         G          C
Ku akan tua dan mati dalam pelukmu
Am     G         F  C
Untukmu seluruh nafas ini
Am                 F
Kita telah lewati rasa yang pernah mati
C                        G
Bukan hal baru bila kau tinggalkan aku
Am                 F
Tanpa kita mencari jalan untuk kembali
C                        G
Takdir cinta yang menuntunmu kembali padaku
Em      F          C      G
Di saat ku tertatih tanpa kau disini
Em       F          G
Kau tetap ku nanti demi keyakinan ini
F                          C
Jika memang kau terlahir hanya untukku
F                     Am
Bawalah hatiku dan lekas kembali
F                          C
Ku nikmati rindu yang datang membunuhku
Am     G         F
Untukmu seluruh nafas ini
Dm
Dan ini yang terakhir (aku menyakitimu)
F
Ini yang terakhir (aku meninggalkanmu hooo..)
Am        G         F
Tak kan ku sia-siakan hidupmu lagi
Dm                    F
Ini yang terakhir, dan ini yang terakhir
Am       G         F       G C
Tak kan ku sia-siakan hidupmu lagi
Chorus:
F          G            C
Jika memang dirimulah tulang rusukku
F         G          Am
Kau akan kembali pada tubuh ini
F         G          C
Ku akan tua dan mati dalam pelukmu
Am     G         F
Untukmu seluruh nafas ini
F          G            C
Jika memang dirimulah tulang rusukku
F         G          Am
Kau akan kembali pada tubuh ini
F         G          C
Ku akan tua dan mati dalam pelukmu
Am     G         F
Untukmu seluruh nafas ini
Am     G         F
Untukmu seluruh nafas ini
Dm     F         C
Untukmu seluruh nafas ini
Intro: C G Am G F
Am                  F
Lihatlah luka ini yang sakitnya abadi
C                       G
Yang terbalut hangatnya bekas pelukmu
Am                 F
Aku tak akan lupa tak akan pernah bisa
C                     G
Tentang apa yang harus memisahkan kita
Em      F          G
Di saat ku tertatih tanpa kau disini
Em       F          G
Kau tetap ku nanti demi keyakinan ini
F          G            C
Jika memang dirimulah tulang rusukku
F         G          Am
Kau akan kembali pada tubuh ini
F         G          C
Ku akan tua dan mati dalam pelukmu
Am     G         F  C
Untukmu seluruh nafas ini
Am                 F
Kita telah lewati rasa yang pernah mati
C                        G
Bukan hal baru bila kau tinggalkan aku
Am                 F
Tanpa kita mencari jalan untuk kembali
C                        G
Takdir cinta yang menuntunmu kembali padaku
Em      F          C      G
Di saat ku tertatih tanpa kau disini
Em       F          G
Kau tetap ku nanti demi keyakinan ini
F                          C
Jika memang kau terlahir hanya untukku
F                     Am
Bawalah hatiku dan lekas kembali
F                          C
Ku nikmati rindu yang datang membunuhku
Am     G         F
Untukmu seluruh nafas ini
Dm
Dan ini yang terakhir (aku menyakitimu)
F
Ini yang terakhir (aku meninggalkanmu hooo..)
Am        G         F
Tak kan ku sia-siakan hidupmu lagi
Dm                    F
Ini yang terakhir, dan ini yang terakhir
Am       G         F       G C
Tak kan ku sia-siakan hidupmu lagi
Chorus:
F          G            C
Jika memang dirimulah tulang rusukku
F         G          Am
Kau akan kembali pada tubuh ini
F         G          C
Ku akan tua dan mati dalam pelukmu
Am     G         F
Untukmu seluruh nafas ini
F          G            C
Jika memang dirimulah tulang rusukku
F         G          Am
Kau akan kembali pada tubuh ini
F         G          C
Ku akan tua dan mati dalam pelukmu
Am     G         F
Untukmu seluruh nafas ini
Am     G         F
Untukmu seluruh nafas ini
Dm     F         C
Untukmu seluruh nafas ini